Jajak Pendapat
Apakah Informasi yang tersaji pada Website Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Denpasar, bermanfaat bagi Anda?
Baca Artikel

Prof Rhenald Khasali,PhD: Ida Selly Mantra Mampu Merubah Dari Biasa Menjadi Luar Biasa

Oleh : tenagakerja | 03 April 2013 | Dibaca : 3161 Pengunjung

Keberhasilan Istri Walikota Denpasar Ida Selly Dharmawijaya Mantra Ketua Kordinator Kesejahtraan Kegiatan Sosial (K3S ) dan Ketua Dekranasda Kota Denpasar yang banyak berbuat kepada menyandang disabilitas (cacat ) agar maju dan berkembang agar mandiri ,serta mengembangkan, mempromosikan kain endek mendapat apresiasi dari Prof DR Rhenald Khasali.Atas Keberhasilan tersebut Rhenald Khasali pemilik rumah perubahan sengaja untuk mengundang Istri Walikota Denpasar IB.Rai Dharmawijaya Mantra untuk berbagi pengetahuan melalui talk show di TVRI Pusat Jakarta selasa (2/4 ) kemarin.Rhenald Khasali didampingi presenter Intan Erlita mengaku bangga dengan apa yang dilakukan oleh Ibu Selly Mantra karena telah mampu merubah yang biasa menjadi luar biasa ,yang tidak mungkin menjadi mungkin ,yang tidak bisa menjadi bisa walaupun tantangannya cukup berat. Bagaimana mereka yang menyandang disabilitas tersebut dimotivasi dan diberi ruang untuk berkreasi sesuai dengan potensi yang dimiliki seperti menari dan menyanyi dan lain lain bagi anak tuna rungu dan tuna netra. Yang sangat luar biasa kata Guru Besar FE.UI tersebut anak penyandang disabilitas potensi dan bakat mereka dibuatkan album lagu dalam bentuk CD dan Film cerita pendek. Disamping itu Kata Motivator yang sukses lewat Motto Agen Of Changes ,Selly Mantra sukses mengembangkan endek sehingga kain ikat khas Bali tersebut berkembang dengan pesat dan dipakai pakaian seragam oleh Pegawai dilingkungan Perbankkan,PNS,Perusahaan dan sekolah termasuk dirinya pakai Baju Endek .Ketika ditanya bagaimana kiat sukses tersebut.Selly Mantra mengaku dimulai dari diri sendiri dengan cara dirinya bersama ibu ibu pimpinan SKPD menjadi model atau pragawati dengan berbusana endek, bekerja sama dengan disainer local yang ada di Denpasar menggelar fasion show dan selanjutnya mengadakan lomba baju endek antar Perbankkan juga pemilihan duta endek untuk mempromosikan endek dikalangan remaja.”Agar Baju endek tidak terkesan formal makanya saya bekerja sama dengan para disainer untuk membuat baju endek yang fassionabel biar bisa diterima oleh anak anak remaja, alhasil direspon positif dimasyarakat sehingga pengerajin endek yang dulunya hampir mati suri kini bergairah kembali“ Ungkapnya dengan nada bangga.Ketika ditanya oleh salah seorang penonton kenapa tertarik dengan anak disabilitas dan bagaimana cara menggali potensi anak disabilitas tersebut ,Ibu yang murah senyum ini menjawab dia tertarik sudah sebelum suaminya menjadi Walikota sudah bergaul dengan mereka Cuma sekarang lebih focus “ Penyandang Disabilitas perlu mendapat perhatian agar tidak merasa minder dan saya berbuat tanpa pemerih dan dilaksakan dengan iklas karena kalau bukan kita yang memperhatikan siapa lagi. Dengan bekerja sama dengan seorang seniman yang bernama I Gusti Ngurah Marianta yang poluper disebut Rah tut saya datang kesekolah maupun kerumah penyandang disabilitas untuk mencari bakat ,ternayata mereka mempunyai potensi yang bagus maka saya bekerja sama dengan Rah Tut mengangkat potensi mereka dengan membuat drama musikal dalam rangka hari Penyandang Cacat Internasional (Hipenca). Dan setiap hari Penyandang Disabilitas (penyandang Cacat ) 3 desember selalu menggelar acara dengan melibatkan ratusan anak disabilitas sesuai bakat dan potensi yang mereka miliki “ Ucapnya dengan mendapat aplaus dari penonton . Lebih lanjut dikatakan Selly mantra pihaknya sudah membuat album lagu yang dinyanyikan oleh penyandang disabilitas dan sekarang sedang membuat film cerita pendek yang berjudul Widya. Film ini diperankan langsung oleh Widiari seorang tuna rungu yang pintar menari oleg tambulilingan “ungkapnya. Dengan dibuatkan album lagu dan sering sering tampil diacara penting. Sekarang anak disabilitas tersebut sudah dikenal sehingga sering diundang mengisi hiburan nyanyi dan menari oleh Bank dan perusahaan. Dan Mereka sekarang sudah bisa hidup mandiri dari hasil menyanyi dan menari. Pada akhir acara Rhenald Khasali minta kepada Made Bagus seorang tuna netra dan widiari seorang tuna rungu untuk menunjukkan kebolehannya menyanyi lagu tak ada yang sempurna dan menari oleg .


Oleh : tenagakerja | 03 April 2013 | Dibaca : 3161 Pengunjung


Artikel Lainnya :

Lihat Arsip Artikel Lainnya :

 



Video
No Video.
Facebook
Twitter